Kau “Indah”

Pada suatu hari, sepasang bunga dan kumbang bercengkrama dalam suasana syahdu. Mereka berbincang kecantikan dan keindahan. Dalam perbincangan itu, sang bunga berkata “Apakah aku cantik?”

“Tidak” Jawab sang kumbang.

Bunga pun berfikir dan berkata dalam hati “Kenapa?”

“Apakah aku ini manis?” Bunga kembali bertanya kepada sang kumbang.

“Tidak” Jawab sang kumbang.

“Lalu apakah aku ini menarik?”

Kumbang berkata “Tidak”

Bunga pun mulai terlihat layu, berharap dipuji ia kembali bertanya “Apakah aku ini mempesona?”

“Tidak”

Bunga pun kini benar-benar layu dan tertunduk malu.

Sat ia terdiam sang kumbang berkata:

“Kamu itu indah, dunia akan mati keindahannya bila kamu tak ada, dan ia pun serasa kehilangan sinarnya. Jika kamu tak ada, aku akan mati karena penyesalan. Jiwaku akan hilang karena kehilangan cinta mu. Kau bagaikan mutiara yang menghiasi indah terang jalan hidupku”

Mendengarnya, bungapun kembali bersemi. Nampak sebuah keindahan yang terpancar dari senyum manis indahnya.

8 thoughts on “Kau “Indah”

    1. he he he he….. cinta itu sebuah keindahan yang harus di ungkapkan….. bener banget mas brow ane setuju…

      Tapi terkdang karna cinta kesedihan muncul, dan karna kesedihan yang muncul itu lah cintah semakin tumbuh besar dan indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s